Jadwal pelatihan hipnotis dan hipnoterapi

JADWAL PELATIHAN 2020 dan TERAPI

Kontak WA:08158989179

Sabtu, 12 Oktober 2019

HIPNOTIS VS GENDAM

Banyak orang takut sama saya karena saya mengerti tentang hipnotis, dikiranya saya ahli gendam.

3 Syarat orang bisa di hipnotis

1. Bersedia, 
    Jadi  kalau anda tidak bersedia jangan takut untuk di hipnotis,
    karena every hypnosis is self hypnosis. 
    karena hypnosis adalah dirinya sendiri yang meng-hipnosis.

2. Komunikasi
    Kalau orangnya tidak bisa komunikasi, 
    atau komunikasi tidak nyambung maka tidak bisa di hipnotis.

3. Fokus
    Dalam tips tips di media untuk menghindari kejahatan hipnotis jangan sampai 
    pikiran kosong, 
    itu keliru karena kalau mau di hipnotis maka pikirannya harus FOKUS.



HIPNOTIS              VS            GENDAM

HIPNOTIS :  Persetujuan dengan yang di hipnosis, 
                    bila orangnya tidak bersedia tidak bisa di hipnotis.
                    Secara hukum bisa di terima, karena perlu kesedian suyet untuk 
                    di hipnotis.
GENDAM  : Tanpa persetujuan dengan yang di gendam, siapapun target pasti kena. 
                   Sangat cocok untuk kejahatan karena siapapun pasti kena atau
                   cocok mentherapy suyet yang mempunyai komunikasi yang buruk.

HIPNOTIS :  Sugestible test baru eksekusi.
GENDAM  :  Pengamatan dan penggalian informasi langsung eksekusi

HIPNOTIS :  Tidak pakai mantra, pendekatan ilmiah.
GENDAM  :  Pakai mantra

HIPNOTIS :  Membutuhkan komunikasi verbal yang baik.
GENDAM  :  Membutuhkan energi/daya, komunikasi verbal hanya sebagai pendukung.

HIPNOTIS :  Perlu edukasi dengan yang akan di hipnotis.
GENDAM  :  Tidak perlu edukasi dengan yang akan di gendam.

HIPNOTIS :  Tidak perlu Ritual atau pengisian energi dari gurunya.
GENDAM  :  Perlu Ritual atau pengisian energi dari gurunya

HIPNOTIS :  Penerapan sugesti ke suyet, pengulangan/repetisi menghasilkan hasil 
                    yang baik.
GENDAM  :  Penerapan instruksi ke suyet, pengulangan malah menghasilkan hasil 
                   yang buruk.


Jadi sudah tahu kan perbedaannya? jangan takut dengan Hypnotist
Tapi hati hatilah dengan ahli gendam, karena tanpa persetujuan anda untuk di gendam.







Senin, 07 Oktober 2019

Perkumpulan Praktisi Hipnosis dan Hipnoterapi Indonesia

PRAHIPTI didirikan dengan semangat untuk menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai bidang yang bersinggungan langsung maupun tidak langsung dengan para praktisi hipnosis dan hipnoterapi. Untuk menunjang semangat profesionalisme dan kepentingan masyarakat banyak, PRAHIPTI diarahkan menjadi payung bersama seluruh praktisi hipnosis dan hipnoterapi di Indonesia. Upaya yang akan terus dijalankan adalah mendata, membina, dan menata semua praktek hipnosis dan hipnoterapi di Indonesia agar berlangsung secara etis, bermanfaat positif dan sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Merujuk kepada Undang-undang No. 17 Tahun 2013 tentang ORMAS dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.6 Tahun 2014 tentang Perkumpulan Berbadan Hukum, anggaran Dasar PRAHIPTI telah disahkan dan memenuhi syarat sebagai perkumpulan berbadan hukum resmi di Republik Indonesia melalui: Akta Notaris No. 54 yang dibuat oleh Notaris Netty Maria Machdar, SH dan Surat Keputusan Menkumham No. AHU-0001932.AH.01.07.TAHUN 2018

Minggu, 06 Oktober 2019

CONVENTIONAL HIPNOSIS

Pada masa inilah istilah hipnosis pertama kali dipergunakan dan metode pengobatannya mulai beralih kepada client centered. Meskipun menggunakan metode client centered namun para dokter dan psikolog pada masa ini masih menggunakan gaya yang Authoritarian

  •   James Braid James Braid (1795 – 1860), Seorang dokter dan ahli bedah dari Skotlandia, dengan spesialisasi pada kondisi mata & otot. James Braid-lah yang pertama kali memperkenalkan istilah hypnosis / hypnotism. Tahun 1843 Braid menerbitkan karyanya yang berjudul “Neurypnology or The Rationale of Nervous Sleep Considered In Relation With Animal Magnetism“.[1] Setelah menyimpulkan bahwa fenomena yang dialami pasien dalam proses magnetisme adalah Fenomena tidurnya saraf, Braid menyebut fenomena tersebut hypnotism, singkatan dari neuro-hypnotism. Hypnos sendiri merupakan nama Dewa Tidur & Mimpi dari Yunani. Braid bekerja sama dengan Profesor William Benjamin Carpenter, seorang neuro-psikolog yang memperkenalkan teori sugesti ideo-motor reflex. Braid lalu mengasimilasikan pengamatan Carpenter kepada teorinya sendiri, menyadari bahwa pengaruh fokus perhatian adalah untuk meningkatkan respon ideo-motor reflek. Tahun 1847 Braid menemukan bahwa semua fenomena utama hipnotisme seperti katalepsi, anastesia dan amnesia, dapat diinduksi “tanpa tidur”. Berdasarkan penemuan itu, Braid menyadari bahwa pilihan kata hypnosis kurang tepat, dan mencoba mengubahnya menjadi “monoideism” yang berarti konsentrasi / fokus kepada satu ide. Tetapi sudah terlambat, karena kata hipnosis sudah menjadi populer. James Braid kemudian dikenal oleh banyak orang sebagai Hypnotherapist pertama dan Bapak Hypnotisme Modern. 
  • Ambroise-Auguste Liébault Ambroise-Auguste Liébault (1864 – 1904) Merupakan pendiri dari Nancy School dan orang pertama yang menuliskan pentingnya kerjasama atau building rapport antara Hypnotist dengan pasiennya. Hippolyte Bernheim Hippolyte Bernheim Merupakan rekan dari Liébault dan ikut mendirikan Nancy School. Bernheim menuliskan risalah ilmiah yang pertama tentang hypnosis berjudul Suggestive Therapeutic pada tahun 1886. 
  • Jean-Martin Charcot Jean-Martin Charcot (1825 – 1893) adalah seorang ahli saraf dari Prancis yang tidak setuju terhadap ide Liébault dan Bernheim bahwa sugesti adalah faktor penting dari hypnosis. Charcot berpendapat bahwa hypnosis hanyalah manifestasi lain dari suatu histeria. Terjadi pertentangan antara dua pemikiran tersebut, dan sejarah pada akhirnya membuktikan bahwa pendapat Charcot salah dan Liébault dan Bernheim yang benar. Pada masa inilah proses Post Hipnotic Suggestion dideskripsikan untuk pertama kalinya. Terjadi peningkatan yang luar biasa pada sensor acuity dan memori/ingatan seseorang dibawah kondisi hypnosis. Mulailah terjadi pergeseran aplikasi hypnosis dari yang semula digunakan oleh para dokter bedah (untuk anastesia), kemudian diaplikasikan oleh para ahli saraf untuk kesehatan mental/psikologis. Hasil kerja & penelitian Charcot kemudian dilanjutkan oleh muridnya yaitu Pierre Janet yang mengungkapkan teori dissociation.
  • Sigmund Freud Sigmund Freud (1856 – 1939) adalah neurolog asal Austria yang menemukan psikoanalisis. Konsep teori Sigmund Freud yang terkenal adalah tentang pikiran bawah sadar (unconscious mind) yang mengendalikan sebagian besar perilaku manusia. Setelah mendengar tentang Liébault dan Bernheim pada tahun 1890 Freud berkunjung ke Nancy. Pada awalnya, Freud adalah seorang pendukung antusias hypnotherapy, dan menekankan regresi hypnosis dan abreaction (katarsis) sebagai metode terapi. Bersama dengan Joseph Breuer Freud mengembangkan teknik abreaction therapy menggunakan hypnosis. Namun, karena sering gagal melakukan proses hypnosis terhadap pasien, Freud secara bertahap meninggalkan hypnotisme dan menggunakan metode baru untuk menyembuhkan penderita tekanan psikologis menggunakan psikoanalisa. Penolakan Freud terhadap hipnosis menyebabkan kemunduran hipnosis dalam dunia medis, meskipun demikian praktik stage hipnosis tetap populer pada masa itu. Pada periode ini terjadi peristiwa penting dalam dunia hipnosis yaitu: Konggres Hipnotisme Internasional yang pertama pada tanggal 8-12 Agustus 1889 Pada tahun 1892 British Medical Association mengesahkan penggunaan hipnosis untuk terapi dan menolak teori mesmerisme dalam acara meeting tahunan BMA. Modern Hipnosis

Magnetism & Mesmerism


  • Paracelsus Paracelsus (1493-1541) adalah Dokter dari Swiss, yang pertama kali menggunakan media magnet dalam pengobatan. Banyak pasiennya yang menyatakan sembuh setelah tubuhnya dilewati magnet oleh Paracelsus. 
  • Johann Joseph Gassner Johann Joseph Gassner (1727-1779), Seorang imam Katolik pada waktu itu, percaya bahwa penyakit disebabkan oleh roh-roh jahat dan bisa diusir dengan mantra dan doa.
  • Maximilian Hell Maximilian Hell (1720-1792), Pendeta Jesuit yang menggunakan lempengan logam sebagai media penyembuhan. Salah satu muridnya adalah Franz Mesmer. 
  • Franz Anton Mesmer Franz Anton Mesmer (1734 – 1815) meyakini bahwa ada kekuatan magnetik dan cairan universal yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh manusia. Apabila cairan dalam tubuh seseorang tersumbat atau tidak lancar maka orang tersebut menjadi sakit secara fisik ataupun mental. Mesmer meng-klaim bahwa dirinya memiliki kekuatan magnetis yang mampu melepaskan sumbatan dan memperlancar aliran cairan dalam tubuh manusia dan menyembuhkan penyakitnya. Teori Mesmer terdengar ilmiah, dan kebetulan bertepatan dengan penemuan listrik dan perkembangan astronomi pada masa itu. Mesmer diyakini sebagai dokter pertama yang memahami hubungan trauma psikologi terhadap penyakit. Dia memperkenalkan keadaan seperti trance kepada pasien, yang kelak dikenal sebagai mesmerism, dan dengan sukses mampu mengatasi kelainan pada saraf. Metode ini dinamakan sebagai animal magnetism dan populer dengan sebutan Mesmerisme. Teknik ini menjadi dasar bagi hypnotherapy modern. Melalui efek sugesti yang ditimbulkan dalam proses pengobatannya, banyak pasien yang berhasil disembuhkan dan membuat Mesmer menjadi terkenal & kaya serta menimbulkan pro dan kontra dikalangan dokter pada saat itu. Tahun 1784 
  • Raja Louis XVI membentuk komite khusus untuk menyelidiki metode pengobatan Mesmer yang beranggotakan Ahli Kimia Antoine Lavoisier, dokter dan ahli Fisika Joseph Ignace Guillotin, Ahli Astronomi Jean Silvain Bailly, dan Duta Besar Amerika Benjamin Franklin. Komite tersebut menyimpulkan bahwa kesembuhan yang dialami pasien adalah akibat dari kepercayaan dan imajinasi pasien tersebut, dan tidak terjadi karena transfer energi yang tidak tampak (animal mesmerisme) dari mesmerist kepada pasiennya. 
  • Marquis de Puységur Marquis de Puységur adalah Murid dari Mesmer, yang pertama kali menciptakan dan menjelaskan istilah Somnambulism. 
  • Abbé Faria Abbé Faria adalah pendeta Portugis yang mengklaim bahwa fenomena magnetisme terjadi karena kekuatan pengharapan dan kerjasama dari dalam pikiran pasien. Teori Faria ini dikembangkan oleh penerusnya dan memberikan kontribusi yang besar terhadap teknik autosugesti.
  • Dr. James Esdaile Dr. James Esdaile (1805-1859), Seorang dokter Skotlandia yang diberitakan telah melakukan 345 tindakan operasi besar termasuk amputasi dengan memanfaatkan keadaan trance mesmerisme sebagai anastesia alamiah.

TRADISIONAL HIPNOSIS

Meskipun istilah hipnosis belum dipergunakan, namun metode-metode pengobatan yang memanfaatkan fenomena hipnosis/trance sudah banyak dilakukan sejak zaman sebelum masehi.

  •  4000 SM Di Assyo Babylonia, data arkeologis menunjukkan adanya praktik pengobatan oleh pendeta dengan pemanfaatan pembakaran dupa dan pembacaan doa . Api digunakan agar pasien konsentrasi. Sang pendeta memandang mata sang klien, pada saat yang sama disampaikan doa permintaan kepada Tuhan untuk mengusir penyakit. Selama proses penyembuhan diiringi dengan bunyi-bunyian tifa dan gong. 
  •  2000 SM Wang Tai peletak dasar pengobatan Cina mengajarkan bagaimana memanfaatkan pikiran pasien untuk membantu menghilangkan penyakit baik fisik maupun emosi. Kitab Hindu Weda bahkan mengajarkan metode agar pasien memfokuskan pikiran terhadap organ tubuh tertentu yang memerlukan penyembuhan. 
  •  1552 SM Pada manuskrip di Mesir dilaporkan ada praktik dokter saat itu yang menyembuhkan pasiennya dengan cara tangan sang dokter memegang kepala pasien, sang pasien kemudian menutup mata dan konsentrasi kepada bagian tubuh yang sakit, Sang dokter memperoleh kekuatan untuk menyingkirkan peyakit. 
  •  1200 SM Dokter Yunani, Aesclepius melakukan ritual penyembuhan dengan membuat bangunan suci tidur . Pasien diminta tidur dan mendapakan penyembuhan melalui mimpi. 
  •  1000 SM Di Mesir terdapat bangunan suci yang dipergunakan khusus untuk ritual penyembuhan. Pendeta melakukan penyembuhan dengan kekuatan sentuhan dan kata-kata. 
  •  928 SM Di Yunani, Chiron seorang dokter pada saat itu melakukan operasi dengan membuat pasien terlebih dahulu masuk ke dalam keadaan trance yang diperoleh melalui menghirup aroma wewangian dan mendengarkan rapalan doa.
  •  400-377 SM Dokter Yunani, Hyppocrates memperkenalkan keadaan trance yang merupakan proses penyembuhan juga bagian dari upacara pelulusan . Ia pecaya bahwa karakter, kepribadian dan sikap mental pasien berkaitan erat dengan tipe penyakit yang diderita. Bahkan Hyppocrates mengatakan “jauh lebih penting mengenal orang yang mengalami penyakit tertentu ketimbang mengetahui penyakit apa yang di alami orang”. Ia juga mengatakan “Rasa sakit dialami oleh tubuh, Sang jiwa melihatnya sambil menutup mata”. 
  • 300-270 SM Raja Phyrus dari Mesir adalah Raja-Pendeta yang menyiapkan tempat yang berguna untuk berdoa sekaligus tempat penyembuhan. Dia memberi nama “ Bangunan Suci Tidur”. Para peneliti menemukan pula dokumen dan gambar yang menunjukkan posisi tubuh pasien yang dalam saat ini dinyatakan sedang terinduksi dan mengalami trance. 
  •  70 SM Kaisar Roma, Vespassian mengatakan bahwa ia bisa melakukan penyembuhan hanya dengan menggunakan sentuhan. Injil menyatakan fenomena penyembuhan alamiah jiwa-tubuh hingga dengan kekuatan supranatural. Dengan keyakinan kepada Tuhan, adanya penyakit menandakan adanya hukuman, penyembuhan dimaknai dengan adanya pemaafan. 
  • 1060 Raja Edward dari Inggris menyatakan ia dapat melakukan penyembuhan dengan menyentuh. Meskipun istilah hipnosis belum dipergunakan, namun metode-metode pengobatan yang memanfaatkan fenomena hipnosis/trance sudah banyak dilakukan sejak zaman sebelum masehi. 

Minggu, 11 Juni 2017

THERAPY UNTUK BERHENTI KECANDUAN ROKOK

THERAPY UNTUK BERHENTI KECANDUAN 

 Banyak orang kepingin berhenti merokok tapi tidak bisa, sebenarnya ada cara untuk berhenti merokok dengan mudah

 1. Dengan metode Hypnotherapy 
     Client di berikan tempat lingkungan yang nyaman, kemudian di bawa ke kondisi trance. saat trance client di berikan imajinasi betapa buruknya rokok, kemudian keputusan client untuk berhenti merokok di sugesti lebih kuat dan didukung bagian bagian dirinya. Client di berikan sugesti betapa sehatnya tanpa merokok, mudahnya sosialisasi tanpa merokok dan sugesti positif lainnya.

 2. Dengan metode Swish Pattern 
     Swish pattern adalah cara menganti prilaku lama ke prilaku baru yang di inginkan.
      Langkahnya sebagai berikut :

  1. Temukan Pemicunya Untuk menggunakan Swish patern untuk berhenti merokok, Anda harus terlebih dahulu menemukan pikiran, perasaan atau sensasi lain yang pada awalnya memicu keinginan Anda untuk merokok. Mungkin membayangkan bahwa Anda bisa mencium bau asap, kesemutan di tangan Anda, atau bahkan membayangkan diri Anda santai dan merokok. Cobalah dan temukan hal pertama yang memicu reaksi berantai peristiwa yang menyebabkan Anda terpicu. Jika itu adalah bau, suara atau sensasi non visual lainnya, buat gambaran mental yang Anda kaitkan dengan sensasi itu.
  2. Buat Gambar Penggantian Begitu Anda telah memutuskan sebuah gambar yang mewakili hal pertama yang Anda lihat atau rasakan yang menyebabkan Anda menyalakan sebatang rokok dan membayangkannya dengan jelas di mata pikiran Anda, pilihlah gambar untuk mengganti gambar itu - sebaiknya gambar yang akan membuat Anda Merasa kuat dan mengurangi keinginan Anda untuk merokok. Misalnya, Anda bisa membayangkan hal terindah yang akan Anda dapatkan dengan tidak merokok lagi, seperti kesehatan Anda sendiri dan kesehatan orang-orang di sekitar Anda, apakah itu hewan peliharaan, anak-anak atau orang penting Anda lainnya. Penting agar Anda menempatkan diri Anda di dalam gambar, Jenis gambar ini memungkinkan Anda melihat diri Anda dari luar diri sendiri sepert anda melihat bioskop dan pemainnnya anda sendiri. Citra yang bisa Anda lihat sendiri juga lebih menarik dan mudah diingat oleh pikiran Anda. 
  3. Lihat Kedua Gambar di Mata Pikiran Tutup mata Anda dan visualisasikan gambar yang Anda pilih untuk mewakili perasaan atau pikiran yang Anda miliki yang pada awalnya menyebabkan pemicu merokok, dan membuatnya menjadi besar dan cerah di bagian depan dan tengah mata pikiran Anda. Pada saat bersamaan, visualisasikan gambar yang Anda pilih untuk menggantikan gambar bekas di sudut kiri bawah mata Anda dan membuatnya relatif kecil dan gelap.
  4. Beralih ("swish") Gambar Bila Anda memiliki kedua gambar yang terlihat jelas di mata pikiran Anda, satu besar dan terang dan tengah dan yang lainnya kecil dan gelap di sudut kiri bawah "penglihatan" Anda, berikan diri Anda isyarat untuk mengganti gambar dengan mengucapkan kata "Ganti" dengan lantang. Mengatakan kata "ganti" memberi sentuhan mental yang lebih fisik, merasakan kualitas yang bisa membuatnya lebih konkret dan nyata bagi pikiran. Seperti yang Anda katakan "ganti" perhatikan gambar dari sudut kiri melayang ke tengah dan tumbuh membesar dan mencerahkan sementara gambar tengahnya secara bersamaan menggelapkan dan menyusut ke sudut. 
  5. Ulangi Prosesnya Setelah Anda menyelesaikan langkah-langkah di atas, Anda "menghapus" gambar mental yang sekarang disusun kembali dari mata pikiran Anda dan mulai lagi, menempatkan gambar pertama dengan cerah di tengah dan gambar kedua kecil dan gelap di sudut kiri, seperti yang Anda lakukan. Ketika Anda mulai, dan bila Anda memilikinya jelas dalam pikiran Anda, katakan "ganti" dan hidupkan gambarnya. Berlatihlah melakukan ini sampai pada intinya, jadi ketika Anda mencoba untuk menyebut bayangan pertama ke dalam pikiran, gambar kedua akan muncul. 
  6. Pantau hasil anda jika anda bisa mendapatkan proses ini bekerja untuk anda, sebuah gambar yang mewakili pikiran positif dan perasaan yang terkait dengan alasan terbaik mengapa anda tidak merokok seharusnya muncul di pikiran Anda daripada pemikiran atau sensasi katalis yang digunakan untuk mengarahkan pada persepsi anda ketika ingin rokok. Jika melakukan proses pada diri sendiri tidak bekerja untuk anda, anda bisa minta bantuan orang lain yang menguasai NLP (neuro linguistic programing).
          Metode tersebut diatas bisa juga di gunakan untuk menghentikan kecanduan yang lain, seperti minuman keras ataupun narkoba. Dan syarat utama adalah sudah ada niat untuk berhenti.


@Amat Jutawan

Selasa, 28 Maret 2017

BERHENTI DARI KECANDUAN ROKOK

"Saya sebel sekali dengan suami saya yang merokok, saya takut mempengaruhi anak anak sehingga jadi perokok juga" Keluh seorang ibu ke saya....."bisa bantu saya untuk menghentikan kecanduan rokok suami saya?"
Tentu saja saya tidak bisa menjamin seseorang bisa di sugesti untuk berhenti merokok, sebab Hypnosis adalah tergantung dari kemauan dari orang itu sendiri. Bila yang ingin berhenti merokok adalah istrinya, sedangkan suaminya tidak punya kemauan untuk berhenti merokok ya tidak bisa. Lain halnya bila suaminya tersebut ingin berhenti merokok maka pada kondis trance, keinginan untuk berhenti merokok dikuatkan berkali lipat agar bila ketemu rokok tidak ingin merokok lagi.
Keberhasilan Hypnoterapi tergantung pasien tidak serta merta dari Hypnoterapisnya.
Nah rekan pembaca yang ingin berhenti merokok, tapi selalu tergoda untuk berhenti merokok, saya sarankan minta bantuan ke Hypnoterapist untuk di kuatkan niat untuk berhenti merokok.

Minggu, 17 Juli 2016

AGE REGRESSION


Tentang Age Regression

Regression dapat diartikan secara bebas sebagai “mundur” atau ke belakang. Age Regression adalah suatu teknik untuk “mengingat” kembali berbagai peristiwa yang pernah dialami oleh seseorang di sepanjang masa hidup yang pernah dilaluinya.
Pada dasarnya pikiran bawah sadar manusia selalu merekam berbagai peristiwa yang telah dialami seseorang, mirip dengan rekaman file di sebuah komputer. Pengalaman yang direkam tidak saja kronologisnya belaka, melainkan juga kandungan emosi yang terdapat di dalam setiap peristiwa dimaksud. Sebagai contoh, melalui teknik Age Regression maka secara teoritis kita dapat mengakses kembali pengalaman seseorang di tanggal 10 Januari 2001 (asalkan pada tanggal ini yang bersangkutan sudah lahir dan memiliki memori), mulai dari pakaian apa yang dikenakannya, siapa yang ditemuinya, bahkan juga misalkan dia sedang mengalami kesedihan, maka rekaman kesedihan ini dapat dimunculkan kembali.
Age Regression merupakan teknik yang sangat spesifik yang hanya diketemukan di pengetahuan Hypnosis. Kenapa? Karena untuk dapat menerapkan teknik ini dibutuhkan keadaan “trance” atau “hypnotic” yang hanya dipelajari di pengetahuan Hypnosis.
dikutip dari www.hipnotis.net   sekolah hipnotis Yan Nurindra


Minggu, 05 Juni 2016

SUGESTIBLE DAN INDUKSI

Suggestibility dan induksi.
Adalah tingkat respon subjek terhadap suatu sugesti sederhana atau tingkat sugestivitas. bila subyek sangat mudah dan cepat dalam merespon suatu sugesti sederhana maka dia disebut memiliki sugestivitas yang baik atau tinggi dan sebaliknya subjek yang sangat sulit merespon disebut juga memiliki sugestivitas yang buruk atau rendah. Menurut penelitian Stanford University (USA) secara  statistik dari anggota komunitas adalah sugestivitas baik 10% sugestivitas buruk 10% dan sugestivitas moderat adalah 80%.
Bila seseorang mempunyai sugestivitas yang baik maka gampang dilakukan untuk melakukan induksi yang cepat Atau yang biasa disebut shock induction.
Untuk mengetahui apakah subjek mempunyai sugestivitas yang tinggi,  bisa dilakukan suggestibility test.
Banyak macam cara untuk melakukan uji sugestibilitas, misalnya menggunakan rigid catalepsy , focus training, Locking the hand ataupun Catalepsy the eyes.

Sugestible Test
1. Rigid Catalepsy


2. Focus Training
Focus Training 1


Focus Training 2

3. Catalepsy The Eyes



4. Locking Hand





Shock Induction
Dinamakan shock induction karena dalam proses induksi menggunakan suatu kejutan untuk membuka critical area dari subyek.
Dan bagaimana kalau seandainya subjek tidak mempunyai sugestivitas yang tinggi,  Maka induksi bisa dilakukan menggunakan Extended progressive relaxation. Yaitu subjek secara perlahan dipandu untuk mengalami kondisi yang rileks,  mulai dari kepala sampai ujung kaki.
dalam video ini akan ditunjukkan bagaimana shock induction untuk subjek yang mempunyai sugestivitas yang tinggi dan Extended progressive relaxation untuk subyek yang moderat.

SHOCK INDUCTION



EXTENDED PROGRESSIVE INDUCTION






Sabtu, 07 Mei 2016

MEMOTIVASI ANAK LEWAT ALAM BAWAH SADAR

Seperti saya bahas sebelumnya bahwa gelombang otak  tidur biasa dan tidur hipnosis berbeda. Tidak seperti biasa orang dewasa, anak anak saat tidur tidak langsung memasuki  kondisi delta (dimana kelombang otak berada pada frekuensi 0.5 - 3Hz , tidur yang sesungguhnya ). Tapi bertahap dari beta ke alpha terus ke delta.
Pada saat jam jam pertama anak tidur masuk ke gelombang alpha dimana Motivasi bawah sadar bisa dimasukan (Hypnosleep).
Motivasi bisa berupa dongeng yang memotivasi atau motivasi secara langsung.
Motivasi secara langsung misalnya :
Katakan dengan nada yang tidak membuat terkejut anak, "nak ini ibu di samping kamu, kamu tidur saja dengan nyenyak dan dengarkan suara ibu. kamu dengar suara ibu tapi kamu tidak bisa bangun".
"Kalau kamu mendengar suara ibu, gerakkan jari kamu yang ini sekarang (sentuh salah satu jari anak Anda/teknik ideomotorik). Bila anak menggerakkan jarinya maka anak tersebut belum masuk kondisi delta dimana motivasi alam bawah sadar bisa di masukkan.
Masukkanlah motivasi yang anda inginkan ke anak anda.
Misal : "Semakin hari belajar semakin menyenangkan, belajar serasa bermain dan bla bla bla......."
           "Mulai sekarang saya tidak ngompol lagi... bla bla bla".

Terus bagaimana kalau saya ingin memotivasi anak pada saat bangun, tentu saja anda harus mempunyai keahlian hipnosis. Anak bisa di tidurkan pada saat dia sadar kemudian di motivasi. Atau dengan bantuan seorang yang mempunyai kemampuan Hypno terapy anda bisa melakukan motivasi alam bawah sadar.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 05 Mei 2016


Apakah Tidur Hipnotis sama dengan Tidur Normal?


Sering dijumpai dalam pertujukan hipnotis, Subjek tertidur ketika dihipnotis. Dan banyak sekali orang yang beranggapan bahwa tidur hipnotis itu sama seperti tidur normal.
Dari persepsi seperti itu, tidak jarang Client merasa tidak berhasil dihipnotis jika ia tidak mengalami “Tidur”, banyak yang beraggapan bahwa mereka harus mengalami kondisi tidur total seperti tidak mendengar suara, atau bahkan tidak mengingat sama sekali.
Perlu diketahui bahwa tidur dalam hypnosis sangat berbeda dengan tidur normal. Tidur dalam kondisi hypnosis dikenal sebagai “Altered Consciousness” yang berarti suatu kondisi kesadaran yang berubah.
Untuk mengetahui perbedaan antara kondisi Tidur hypnosis dengan tidur normal, kita dapat menggunakan alat EEG (electroencephalogram) yang digunakan untuk mendeteksi aktifitas dari kerja otak.
Berikut ada penjelasan mengenai gelombang Otak yang didapat dari EEG :
Beta : Kondisi dimana gelombang otak berada pada frekuensi (14 – 25 Hz) atau dalam keadaan Normal / Sadar
Alpha : Kondisi dimana gelombang otak berada pada frekuensi (8 – 13 Hz) atau dalam keadaan Rileks dan Meditasi
Theta : Kondisi dimana gelombang otak berada pada frekuensi (4 – 7 Hz) atau dalam keadaan Hipnosis / Hipnosa
Delta : Kondisi dimana gelombang otak berada pada frekuensi (0,5 – 3 Hz) atau dalam keadaan Tidur Lelap tanpa Mimpi
Jadi dari penjelasan yang kita dapati dari gelombang otak, Tidur Hypnosis berada di kondisi Alpha / theta, sedangkan Tidur normal berada di kondisi Delta.
Pada kondisi Aplha Kita masih bisa mendengar dengan jelas apa yang terjadi di sekitar kita, sedangnkan kondisi Delta kita tidak bisa mendengar lagi.
Semoga artikel ini mencerahkan.
Dikutip dari : www.hipnotis.net